| Metris in Kick Andy |
|
|
| Written by Administrator | |
| Saturday, 15 October 2011 | |
|
Jumat, 14 Oktober 2011, 09:00:30 WIB Mereka masih muda, tapi mereka sudah mampu mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka. Bukan saja potensi bisnis, tetapi juga potensi sosial untuk membantu sesama. Sementara itu, pemuda bernama Stephanus Ivan Goenawan juga tak kalah kreatif. Selama ini kita dikenalkan dengan metode berhitung dengan sistem vertikal, yaitu menambah, mengurangi atau mengalikan bilangan angka dari atas ke bawah. Oleh Ivan yang sehari-hari mengajar di Universitas Atmajaya, jakarta ini, kita diperkenalkan dengan sistem horizontal. Metode menghitung horizontal atau metris ini menurut Ivan adalah penyempurnaan metode yg sudah ada. “Dengan metris, siswa mampu melakukan penghitungan perkalian melebihi kemampuan kalkulator 12 digit. Kemampuan ini bukan lagi merupakan bakat sejak lahir, tetapi dapat dipelajari melalui Metris,” ungkap pria yang pernah mendapat penghargaan dari Menristek RI, Drs. H. Suharna Surapranata, MT, pada 2010 silam atas karyanya itu (Metris). Salah satu keunggulan Metris dibanding cara hitung vertikal yang telah digunakan oleh manusia selama berabad-abad adalah mampu merubah cara pandang kita terhadap eksekusi bilangan. Dalam alam berpikir konvensional eksekusi perkalian bilangan yang angkanya lebih besar akan menjadi lebih susah, namun pada Metris tidak selalu demikian justru sebaliknya, dapat lebih mudah (Kick Andy Show, 14 & 16 Oktober 2011). Nah, untuk mengetahui lebih detail lihat videonya yachh. Selamat menyaksikan |
|
| Last Updated ( Sunday, 16 October 2011 ) |
| < Prev | Next > |
|---|







