Menu Content/Inhalt
Home arrow Articles arrow ATURAN NOTASI PAGAR
ATURAN NOTASI PAGAR Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 02 April 2009
Untuk melakukan KONVERSI BALIK dalam Prosedur Perhitungan Metris, agar mendapatkan Bilangan Desimal Biasa dari Bentuk Notasi Pagarnya, perlu diingat dua aturan dasar untuk notasi pagar berikut ini, yaitu:


A. Jumlah digit bilangan di SEBELAH KANAN notasi pagar harus sama dengan jumlah notasi pagar.

Contoh cara mengubah bentuk Notasi Pagar menjadi bilangan desimal biasa:
1). 3 | 2 | 5 = 325
Penjelasan:
Perhatikan Notasi Pagar dalam contoh 1 JUMLAH nya telah sama dengan jumlah digit di sebelah kanannya,  maka tidak terjadi perubahan apapun.
2). 3 | 2 || 5 = 3 | 2 || 05 = 3205

Penjelasan: 
Perhatikan Notasi Pagar dalam contoh 2 kolom terakhir: JUMLAH nya telah Lebih Besar dengan jumlah digit di sebelah kanannya,  maka sisipkan angka nol sehingga 5 menjadi 05.
 
B. Bila jumlah digit bilangan di SEBELAH KANAN notasi pagar lebih banyak dari notasi pagar, maka harus ada bilangan yang digeser dan dijumlahkan dengan bilangan yang terletak di SEBELAH KIRI notasi pagar agar jumlah digit bilangan di SEBELAH KANAN notasi pagar sama dengan jumlah notasi pagar.

Contoh cara mengubah bentuk Notasi Pagar menjadi bilangan desimal biasa:
3). 3 | 0 | 25 = 3 | 0+2 | 5 = 3 | 2 | 5 = 325

Penjelasan:
Perhatikan Notasi Pagar dalam contoh 3 kolom terakhir: JUMLAH nya telah Lebih Kecil dengan jumlah digit di sebelah kanannya,  maka ada bilangan yang digeser dan dijumlahkan dengan bilangan yang terletak di SEBELAH KIRI notasi pagar, yaitu bilangan 2.

4). 3 | 2 || 375 = 3 | 2+3 || 75 = 3 | 5 || 75 = 3575

Penjelasan:
Perhatikan Notasi Pagar dalam contoh 4 kolom terakhir: JUMLAH nya telah Lebih Kecil dengan jumlah digit di sebelah kanannya,  maka ada bilangan yang digeser dan dijumlahkan dengan bilangan yang terletak di SEBELAH KIRI notasi pagar, yaitu bilangan 3.
 
Penulis: Alexander Agung Santoso Gunawan 
Last Updated ( Saturday, 08 June 2013 )
 
< Prev   Next >